Cara Memelihara Kucing Persia

Cara Memelihara Kucing Persia

Kucing adalah hewan yang sangat lucu dan menyenangkan untuk dijadikan sebagai peliharaan, dan juga merupakan ladang bisnis yang menggiurkan.

Karna banyak orang suka dengan kucing, tingkah nya yang lucu membuat kita ingin ikut bermain dengan kucing. Jenis kucing Persia ini memang bisa dikatakan sangat populer di dunia.

Cara Memelihara Kucing Persia

Namun dibutuhkan cara khusus untuk merawat jenis kucing Persia ini. Tidak sama seperti merawat kucing kampung pada umumnya, yuk simak tips rawat kucing persia dibawah ini.

  • Ciri-ciri Kucing Persia
  1. Bulu lebat dan panjang
  2. Kaki lebih besar ketimbang kucing lokal
  3. Hidung lebih pesek
  4. Telinga lebih besar dan berdekatan
  5. Bentuk wajah lebih bulat

Tips Cara Memelihara Kucing Persia Bagi Pemula

Tips Cara Memelihara Kucing Persia

  • Siapkan Kandang yang Bersih

Jenis kucing persia sangat mudah kena sakit, dan mereka memiliki umur yang lebih pendek daripada kucing pada biasanya. Oleh karena itu sebaiknya perhatikan agar kandang dan toilet kucing juga harus diperhatikan kebersihannya.

  • Makanan

Tidak hanya kandang, lingkungan dan peralatan yang bersih, kucing juga perlu diberi makanan yang sehat dan bergizi. Ada banyak jenis makanan kucing yang tersedia di toko atau petshop.

Berikut beberapa rekomendasi makanan kucing Persia yang disarankan:

  1. Daging ayam, bebek, sapi, dan ikan. Cara membuatnya, hanya cukup direbus, lalu dicincang.
  2. Makanan kucing buatan pabrik yang kering dan basah. Merek yang direkomendasikan antara lain adalah Royal Canin, Whiskas, pro Plan, Me-O, Friskies, dan Maxi.
  • Melakukan Grooming

Bulu kucing persia yang panjang dan lebat membutuhkan perhatian lebih. Bulu kucing harus disikat dan disisir setiap hari agar bulunya tidak kusut.

Meskipun kucing terkenal dengan hewan yang rajin membersihkan tubuhnya sendiri, namun memandikan kucing secara teratur sangat diperlukan.

Memandikan kucing dengan sampo khusus kucing dapat mencegah kucing terkena kutu dan jamur.

  • Memotong Kuku

Kuku kucing persia bagian depan perlu dipotong dua kali lebih sering daripada kuku bagian belakang. Beberapa Kucing Persia mungkin tak suka dengan kebiasaan ini. Setelah memotong satu kuku, beri jeda terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke bagian kuku yang lain.

  • Memberi Vaksin

Karena kucing persia merupakan jenis kucing yang sangat mudah terkena sakit. Maka sangat dianjurkan untuk kontrol berkala ke dokter hewan, pemberian vaksin membantu menjaga kekebalan tubuh kucing.

  • Bersihkan Mata Secara Teratur

Cara merawat kucing persia adalah bersihkan mata kucing Persia setidaknya sehari sekali secara teratur. Mata kucing Persia dapat memproduksi air mata yang berlebihan.

Air mata yang tidak dibersihkan dapat merusak bulu pada wajah dan dapat menimbulkan iritasi. Bersihkan mata kucing Persia dengan kain atau tissue, dengan cara menyeka air mata yang berlebihan pada mata kucing.

  • Memotong Kuku Kucing Persia

Kuku Kucing Persia bagian depan perlu dipotong dua kali lebih sering daripada kuku bagian belakang. Beberapa Kucing Persia mungkin tak suka dengan kebiasaan ini. Setelah memotong satu kuku, beri jeda terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke bagian kuku yang lain.

  • Menyiapkan Pasir

Kandang dan toilet kucing juga harus diperhatikan kebersihannya. Jika kandang dan toiletnya kotor, kucing akan memilih tempat baru untuk tidur dan buang air.

Agar rumah tetap bersih, penting membersihkan kotoran kucing dari litter box sesering mungkin dan ganti pasir kucing dengan pasir yang baru setiap 3 hari sekali atau seminggu sekali.

Cara Ternak Ayam Potong

Cara Ternak Ayam Potong

Dari sekian jenis bisnis ternak unggas, ternak ayam pedaging masih menjadi yang paling menjanjikan. Karena kebutuhan ayam potong terus meningkat dan merupakan lauk pauk yang paling diminati dalam sehari-hari.

Ayam potong yang biasa disebut juga sebagai ayam broiler termasuk ayam yang memiliki pertumbuhan sangat cepat daripada ayam kampung. Karena ayam kampung baru bisa di jual ketika umurnya sudah mencapai 2 bulan.

Berbeda dengan ayam potong yang dapat langsung dijual saat umur mencapai 30 hari. Banyak hal serta prosedur yang wajib kalian perhatikan agar kalian dapat sukses. Berikut cara ternak ayam potong cepat panen.

Cara Ternak Ayam Potong

Cara Ternak Ayam Potong Cepat Panen

Cara Ternak Ayam Potong Cepat Panen

Berbicara mengenai masa panen, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan supaya ayam potong bisa dipanen lebih cepat dari biasanya, seperti berikut ini:

  • Memilih DOC yang Berkualitas
  1. Memiliki berat DOC rata – rata 42 – 43 gram/ ekor
  2. Pada anggota tubuh tidak memiliki cacat
  3. Kualitas bulu yang bersih & mengkilap
  4. Bagian dubur juga bersih dan tidak ada kotoran yang menempel
  5. Bulu dalam keadaan kering dan tidak bulu yang menempel di area dubur
  6. Tektur kaki basah juga terlihat seperti berlapis minyak
  7. DOC dalam keadaan segar, aktif, lincah dan tidak lesu
  • Kandang yang Ideal

Kandang menjadi faktor yang sangat vital bagi tumbuh kembang ayam sebelum nantinya siap untuk dipanen. Lokasi kandang menjadi aspek utama yang harus Anda perhatikan. Usahakan untuk membuat kandang yang memiliki jarak sekitar 100 meter dari pemukiman warga terdekat.

Perhatikan juga penentuan posisi kandang. Kandang yang ideal adalah kandang yang membujur dari timur ke barat. Hal tersebut bukannya tanpa alasan. Dengan posisi tersebut, ayam akan mendapatkan pasokan cahaya yang cukup pada siang hari sehingga baik bagi pertumbuhannya.

  • Pemberian Pakan

Pemberian pakan untuk ayam potong putih juga harus diperhatikan. Nutrisi untuk ayam potong putih atau ayam pedaging ini harus selalu terpenuhi, agar ayam potong tersebut bisa mendapatkan pertumbuhan yang maksimal.

Salah satu sistem yang digunakan dalam pemberian pakan ayam potong putih ini yaitu dengan sistem adlibitum atau bisa juga disebut dengan cara pemberian pakan dengan makanan yang selalu tersedia dan tanpa batas.

  • Pemeliharaan

Berikut adalah rangkaian pemeliharaan yang perlu kamu lakukan:

  1. Pada 7 hari pertama, bibit ayam unggul langsung dimasukan ke incubator dan beri pakan juga minum air hangat.
  2. Pada minggu kedua, kurangi suhu incubator dan berikan jenis pakan crumbles pada bibit.
  3. Pada minggu ketiga, bibit tidak lagi membutuhkan pemanas.
  4. Pada minggu keempat, bulu ayam akan tumbuh dan kebutuhan pakan akan bertambah 2 kali lipat.
  5. Pada minggu kelima, lakukan pembersihan kandang secara rutin karena ayam menghasilkan kotoran yang cukup banyak.
  • Vaksin

Ayam potong memang rentan sekali terhadap virus dan penyakit sebaik apa pun kualitas bibitnya. Cara khusus untuk menyimpan vaksin supaya kualitasnya tidak menurun hingga saatnya diberikan kepada ayam potong.

Selain hal-hal yang disebutkan di atas, pastikan juga kebersihan dan kesehatan kandang terjaga. Kebersihan dan kesehatan kandang juga memegang peranan penting dalam pertumbuhan ayam sehingga dapat juga mempercepat waktu panen Ternak Ayam yang anda miliki jika dijaga kebersihannya.